Tari Enggang Sebagai Upaya Meningkatkan Kepercayaan Diri
DOI:
https://doi.org/10.30872/psikostudia.v5i2.2286Keywords:
tari enggang, kepercayaan diri.Abstract
Rasa percaya diri merupakan sikap mental optimisme dari kesanggupan anak terhadap kemampuan diri untuk menyelesaikan segala sesuatu dan kemampuan diri untuk melakukan penyesuaian diri pada situasi yang dihadapi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa besar pengaruh Tari Enggang untuk meningkatkan kepercayaan diri. Sedangkan manfaat penelitian ini adalah guna memperkaya kajian tentang Tari Enggang dan mencoba melestarikan nilai budaya khususnya budaya Kalimantan Timur. Alat ukur penelitian menggunakan skala kepercayaan diri, Keempat skala tersebut disusun dengan penskalaan model Likert dan analisis statistiknya menggunakan komputer dengan bantuan program Statistical Package for Social Sciences (SPSS) 20.0 for Windows. Hasil penelitian dapat diketahui bahwa pada pre-test dan post test penelitian kelompok eksperimen pelatihan Tari Enggang terlihat bahwa t hitung adalah -5,068 dengan π = 0,001 (π< 0,05). Sedangkan pada post test dan follow up pelatihan Tari Enggang terlihat bahwa t hitung adalah -3,100 dengan π = 0,013 (π< 0,05) maka H0 ditolak, sehingga H1 diterima yang artinya pelatihan Tari Enggang berhasil dapat meningkatkan kepercayaan diri pada peserta di Yayasan Borneo Etnika.References
Ali, M., & Asrori, M. 2010. Psikologi Remaja. Jakarta: Bumi Aksara.
Ahmadi, A. 2003. Psikologi Umum. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Penerbit Rineka Cipta.
Ben-Zur, H. 2003. Happy Adolescents: The Link Between Subjective Well-Being, Internal Resource, and Factors. Journal of Youth and Adolescence. 32 (2), 67-79
Bischof, Ledford J. 2010. Interpreting Personality Theory. New York: Harper & Row Publishers.
Bolton, G., Howlett, S., Lago, C, & Wright, J.K. 2009. Writing Cures, An Introductory Handbook of Writing in Counseling and Psychotherapy. New York: Guilford Press.
Chaplin, J. P. 2004. Kamus Lengkap Psikologi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Echois, J. M & Shadily, H. 2012. Kamus Inggris Indonesia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Fodor, N. & Gaynor, F. 2009. Kamus Psikoanalisis Sigmund Freud (terjemahan oleh Laila Qadrila). Yogyakarta: E-Nusantara.
Furman, R. 2003. Poetry Therapy and Existensial Practice. The Arts in Psychotherapy, Vol. 30, pp 195 β 200. Pergamon.
Kartono, K. 2005. Patologi Sosial 2 Kenakalan Remaja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Lauster, P. 2008. The Personality Test. London & Sidney: Pans Book.
Lerner, A. 2007. A Look at Poetry therapy. The Art in Psychotherapy. Vol.24, No.1, pp. 81 β 89. Pergamon.
Mazza, N. 2003. Poetry Therapy and Practice. New York: Burnner-Routledge.
Monks, F. J., Knoers, A. M. P & Haditano, S. R. 2006. Psikologi Perkembangan: Pengantar Dalam Berbagi Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Mursal. 2006. Kamus Ilmu Jiwa dan Pendidikan. Bandung: PT. AlmaβArif.
Notoadmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Novella, J. R. 2001. Human Growth and Development-A Matter of Principles. Virginia: Cooperative Extension.
Potter, P., & Perri, A. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan: Konsep, Proses dan Praktik. Edisi 4. Jakarta: EGC
Robinson, John. P, Phillip R. Shaver. &lawrence S. Wrightsman. 2009. Measures of Personality and Social Psychological Attitudes. United States of America: Academic press.
Schultz, D. 1986. Theory of Personality. California: Wadsworth.inc.